"Hidup terbina antara pahit dan manis.
Kalau selalu sahaja pahit, hati akan menjadi rawan
dan kalau sentiasa manis, hati akan menjadi bosan " [Hamka]
Serangkai
kata-kata ini begitu membekas dalam jiwaku. Terlalu ringkas tetapi
penuh dengan makna-makna yang tersirat. Dalam kita melalui jalur-jalur
kehidupan ini, sering kita mengharapkan laluan-laluan yang akan kita
jejaki penuh dengan keindahan ...
tapi
harus kita sadari bahwa tak semua jalan yang akan kita lewati
menjanjikan kita keindahan atau ketenangan. Akan banyak jalan-jalan
yang akan membuatkan kaki kita tergoris oleh duri atau teriris oleh
ilalang-ilalang yang tajam.
Dalam mengarungi detik-detik yang menghampiri kepenghujungnya ini ...
aku masih menyimpan harapan agar di ujung jalan nanti, akan ada tangan yang sudi menyambut ku dari jatuh ...
yang akan sudi mengobati luka-luka yang mengalirkan darah dan airmata ...
Terkadang ...
aku mengharapkan yang hidup ini sebenarnya sebuah mimpi ...
bila aku terjaga ...
semua kedukaan ...
semua kelukaan sebenarnya hanya permainan tidur ...
aku mengharapkan disaat aku membuka mata ...
terpampang wajah-wajah yang aku kasihi ...
yang aku rindui ...
wajah-wajah yang pernah aku sisihkan ketika dulu karena terlalu menurutkan kata hati ...
Ternyata apa yang aku kejar selama ini hanyalah fantasi ...
yang tak mungkin akan menjadi realita ...
kini aku kembali pada fitrah asalku ...
menjalani kehidupan meneruskan perjuangan ...
mengenggam sebuah harapan ...
karena aku yakin ...
diakhir pencarian ku ini ...
masih ada yang dinamakan kebahagiaan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar